Kapolda Sulsel Buka Kejurnas Soft Tennis 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi hingga Kancah Internasional
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., secara resmi membuka Kejuaraan Nasional Soft Tennis Piala Kapolda Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Tenis Kodam XIV/Hasanuddin, Makassar, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, para Pejabat Utama Polda Sulsel, Ketua dan jajaran pengurus KONI, Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI), serta para ketua kontingen, pelatih, ofisial, wasit dan seluruh atlet peserta kejuaraan dari berbagai daerah di Indonesia.
Kejuaraan Nasional Soft Tennis Piala Kapolda Sulawesi Selatan Tahun 2026 ini diikuti oleh 15 provinsi dari berbagai wilayah di Indonesia. Tercatat sebanyak 72 atlet turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, didampingi 20 pelatih dan 25 ofisial.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kontingen yang telah hadir untuk mengikuti kejuaraan nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa olahraga tidak hanya menjadi ajang untuk meraih kemenangan dan prestasi, tetapi juga merupakan sarana membangun persaudaraan, menumbuhkan kedisiplinan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Olahraga bukan hanya tentang pertandingan dan kemenangan, tetapi juga ruang untuk membangun persaudaraan, menumbuhkan kedisiplinan, dan memperkuat persatuan bangsa. Kita berkumpul untuk membangun masa depan soft tennis Indonesia, menemukan talenta baru, dan menyiapkan atlet yang mampu membawa nama Indonesia ke panggung internasional,” ujar Kapolda.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pangdam XIV/Hasanuddin beserta jajaran atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kejuaraan tersebut dapat terselenggara di Lapangan Hasanuddin, Makassar.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas TNI-Polri yang tidak hanya diwujudkan melalui koordinasi kelembagaan, tetapi juga melalui semangat kebersamaan dan kerja sama dalam mendukung kepentingan bangsa.
“Bagi Polri, pembinaan olahraga adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Olahraga menjadi ruang bagi Polri dan masyarakat untuk berinteraksi secara positif, membangun kepercayaan, serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi generasi muda,” ungkapnya.
Kapolda Sulsel juga menyoroti potensi besar cabang olahraga soft tennis di Indonesia. Menurutnya, soft tennis telah lama berkembang dan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang Asian Games maupun SEA Games. Indonesia pun memiliki tradisi prestasi yang patut dibanggakan pada cabang olahraga tersebut.
Namun demikian, ia mengingatkan agar prestasi masa lalu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas basis atlet, memperkuat kompetisi di daerah, meningkatkan kualitas pelatih, serta memperbaiki sistem penjaringan bibit-bibit atlet potensial.
“Makassar sebagai pusat kegiatan di kawasan Indonesia Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan soft tennis. Harapan saya, dari Makassar akan lahir atlet-atlet yang kelak memperkuat tim nasional dan mengharumkan nama bangsa,” tutur Kapolda.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kapolda mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus PESTI, pemerintah daerah, KONI, klub olahraga, sekolah hingga media, agar terus memperkuat kolaborasi dan kerja sama dalam pembinaan olahraga secara terukur dan berkesinambungan.
Ia berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi bagian dari proses pembinaan atlet yang berkelanjutan serta melahirkan talenta-talenta baru yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Mengakhiri sambutannya, Kapolda mengajak seluruh pihak menjadikan Kejuaraan Nasional Soft Tennis Piala Kapolda Sulsel Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah pusat dan daerah, Polri, pemerintah, serta masyarakat dalam memajukan olahraga Indonesia.
“Mari kita mulai dari Makassar. Semoga dari lapangan ini lahir atlet-atlet yang kelak berdiri di podium juara dan menyaksikan Sang Merah Putih berkibar di ajang internasional,” harapnya.
Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, Polda Sulsel berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga sekaligus memperkuat sinergi dan kedekatan Polri bersama masyarakat, sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

