Jelang Hari Bhayangkara Ke-75, Kapolres Bone Renovasi Makam Raja-Raja Bone Ke-26, 27 Dan 30

Bagikan :

POLRES BONE – Makam merupakan jejak kehadiran seorang dimasa lampau termasuk makam raja yang layak dikenang atas jasa dan perjuangan mempertahankan eksitensi suatu wilayah kekuasaannya.

 

Jelang Hari Bhayangkara Ke-75 Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra,S.IK. yang juga keturunan darah Bone ikut peduli atas kehadiran leluhurnya di Bumi Arung Palakka dengan memperbaiki makam Raja-Raja Bone 26, 27 dan 30 dengan terlebih dahulu berdiskusi dengan Dinas Kebudayaan dan tokoh budayawan di Kabupaten Bone.

 

Makam Raja Ke 26 (1835-1845) La Mappaselling Arung Pannyili Sultan Adam Najamuddin Matinroe Ri Salassana, Makam Raja Ke 27 (1845-1857) La Parenrengi Arung Pugi Sultan Ahmad Muhiddin Matinroe R Ajang Benteng dan Makam Raja Ke 30 (1871-1895) We Banri Gau Sultana Fatimah Matinroe Ri Bolampare’E.

 

Ke 3 makam raja-raja tersebut direnovasi atas prakarsa bapak Kapolres Bone dalam rangka Hari Bhayangkara Ke 75, sekaligus mempertahankan budaya kearifan lokal Bone yang senantiasa bisa dikenang oleh anak cucu kita.

 

“Alhamdulillah tiga makam Raja-Raja Bone telah direnovasi sebagai bagian dari rangkaian puncak Hari Bhayangkara Ke75 sekaligus mempertahankan eksitensi budaya kearifan lokal Tanah Bone untuk kita kenang semua dan lebih khusus nantinya adalah anak cucu kita kedepan,” jelas Try Handako

 

 

Pelapor : Emank